Tradisi

Sekarang gw lagi nonton film di sctv gatau judulnya yang pasti ceritanya tentang lebaran. Belom selesai filmnya tapi sejak awal gw nonton gw terus bergumam dalam hati “gila…sedih pisaaaan”. Bukan karena ceritanya sedih2 banget ya tapi karena ceritanya lebih dari sudut pandang orang tua.

Jadi ceritanya tentang sepasang orang tua yang tinggal di Sumedang. Mereka punya 5 orang anak yang semuanya kerja di luar sumedang. Sekarang ini ceritanya udah h-3 hari lebaran dan belum ada 1 pun anaknya yg pulang kampung alias mudik.
Si abah dan ambu sibuk mempersiapkan berbagai hal buat menyambut kedatangan anak2nya. Rumah dicat sendiri, kue2 disiapkan pokoknya udah siap semua. Ternyata semua anak sudah punya rencana lain dan ga akan lebaran di rumah abah dan ambu. Satu-satu anak2 abah dan ambu mulai menelepon abah dan ngasih tau kalau mereka ngga bisa pulang. Si abah sediiiiih luar biasa. Semua tetangga anak2nya udah pulang tapi anak2nya abah dan ambu sama sekali ngga ada. Si abah pun akhirnya sakit karena kecewa sama anak2nya.
Waktu lagi sakit krn kangen, datenglah seseorang…si abah yg lagi tiduran langsung bangun karena senang. Ternyata…itu bukan salah satu anaknya, tapi temen dari salah satu anaknya. Temen anaknya itu mau berlebaran di rumah si abah. Kebayang ga siiih anak sendiri ga dateng malah anak orang laen yg dateng.
Waktu malam takbiran si abah duduk di teras sambil mengingat2 kebiasaan2 anak2nya sewaktu lebaran. Sangking seteressnya si abah akhirnya si abahpun pingsan. Pada saat yg bersamaan, ternyata anaknya yg nomer 1 dan yg bungsu dalam perjalanan menuju sumedang, mereka membatalkan acara mereka karena ngga tega sama abah dan ambu. Singkat cerita satu persatu anak2 abah pun pulang. Dan si abah langsung sehat dan sangat bahagia.

Well…endingnya sih sebenernya bisa ditebak ya tapi tetep aja film ini bikin gw mewek…hiks…..aktingnya pada keren2 semua pemainnya.

Ada tradisi di orang batak yang mirip lebaran, tapi ini bukan tradisi keagamaan. Acara tahun baru. Tahun baru dirayakan secara heboh oleh orang Batak. Biasanya menjelang tengah malam seluruh anggota keluarga berkumpul terus kebaktian dan ditutup dengan acara mandokhata (acara yg gw maleeees banget) ngomong satu persatu memberi doa2 dan harapan untuk seluruh anggota keluarga dan minta maaf. Acara itu yg paling suami gw n ipar2 hindari yg membuat kita males tahun baru di Medan.
Setelah nonton ini gw jd lebih memahami perasaan mertua gw kalo anak2nya ga pulang. Jadi tahun baru kali ini gw bakal (baca:pikir2)pulang ke Medan.hahahahahaaaa

Ms.lee

Advertisements

2 thoughts on “Tradisi

  1. sebagai orang endonesah, sudah sewajarnya nitip oleh2 dr tanah batak sana ya mis :-P. sirup terong belanda, bolu meranti blueberry keju dan take away dinsum nelayan diterima dengan lapang dada lho miss 😆

    • Ahahahaaaa…..tau aja nih apa yg enak dari tanah batak. Emang bener Medan itu salah satu kota yang makanannya enak2. Udah pernah ke selat panjang???wah kalo kesana pasti konflik batin menentukan makan apa dan kalo ga inget kolesterol rasanya pengen semua dicobain dari ujung sampe ujung hehehhe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s